JAYAPURA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menghibahkan aset negara senilai Rp14,6 miliar kepada Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Papua. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendukung penguatan infrastruktur pendidikan dan riset seni di wilayah timur Indonesia. Oleh karena itu, serah terima aset ini menjadi tonggak baru bagi pengembangan kreativitas mahasiswa di Bumi Cendrawasih.
Aset yang dialihkan meliputi sejumlah bangunan gedung serta peralatan penunjang riset yang berada di lokasi strategis. Meskipun demikian, proses administrasi hibah ini tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku agar status kepemilikannya menjadi sah secara negara. Jadi, ISBI Papua kini memiliki kewenangan penuh untuk mengelola fasilitas tersebut demi kepentingan akademik.
Pemanfaatan Fasilitas untuk Riset Kebudayaan
Rektor ISBI Papua menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan nyata dari pihak BRIN. Selain itu, beliau menegaskan bahwa fasilitas baru ini akan mempercepat proses transformasi kampus menuju pusat unggulan seni budaya Papua. Petugas yakin bahwa ketersediaan sarana yang memadai akan meningkatkan kualitas karya ilmiah para dosen dan mahasiswa.
Pihak BRIN berharap hibah ini dapat memacu produktivitas riset yang berbasis pada kearifan lokal masyarakat Papua. Namun, pemeliharaan aset yang berkelanjutan tetap menjadi tanggung jawab besar bagi pihak universitas ke depannya. Jadi, optimalisasi gedung dan alat riset ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru di bidang seni pertunjukan dan kriya.
[BACA JUGA:Judson Waprak Nilai Pembubaran MRP Tanpa Klarifikasi
Komitmen Pemerintah Bangun SDM Papua
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait terus berkomitmen untuk memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia. Beliau percaya bahwa akses terhadap infrastruktur yang baik adalah kunci utama dalam mencetak SDM unggul di Papua. Sebaliknya, pengabaian terhadap fasilitas riset hanya akan menghambat potensi besar yang dimiliki oleh putra-putri daerah.
Hingga saat ini, proses inventarisasi aset pasca-hibah masih terus berlangsung dengan pengawasan ketat dari instansi berwenang. ISBI Papua berencana akan segera memfungsikan gedung-gedung tersebut untuk kegiatan perkuliahan pada semester mendatang. Jadi, dukungan hibah senilai belasan miliar ini menjadi suntikan semangat baru bagi ekosistem pendidikan tinggi di Papua.
