NEWS Burmeso– Pemerintah Indonesia semakin serius memperkuat ketahanan pangan nasional dengan membangun infrastruktur transportasi strategis di Papua. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan komitmennya mendukung kelancaran distribusi pangan melalui pembangunan Pelabuhan Wanam dan Bandar Udara Wanam di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian integral dari program food estate di kawasan Wanam. Dengan infrastruktur memadai, hasil pangan dari timur Indonesia dapat didistribusikan secara efisien ke seluruh wilayah Nusantara.
Infrastruktur Kunci untuk Food Estate Papua
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan dan bandara di Papua akan menjadi tulang punggung distribusi pangan.
Menurut Dudy, Pelabuhan Wanam akan berfungsi sebagai pintu keluar hasil pertanian skala besar, sedangkan Bandar Udara Wanam akan menjadi simpul transportasi udara yang terintegrasi dengan jalur darat dan fasilitas logistik.
Integrasi Transportasi Darat, Laut, dan Udara
Salah satu keunggulan rencana ini adalah model integrasi transportasi. Pelabuhan, bandara, dan jalan darat di kawasan Wanam akan saling terkoneksi sehingga distribusi logistik berjalan lebih cepat dan hemat biaya. Kemenhub menargetkan, dengan infrastruktur ini, hasil pangan dari Merauke dapat menjangkau pasar-pasar besar di Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan. “Dengan konektivitas yang terbangun, pangan dari Merauke tidak hanya akan menghidupi masyarakat Papua, tetapi juga menopang kebutuhan nasional,” tambah Menhub.

Baca Juga: Wakil Gubernur Papua Selatan Temui Keluarga Korban Penembakan di Asmat
Rencana pembangunan ini didasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) No. 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional. Regulasi ini menekankan pentingnya penguatan infrastruktur transportasi sebagai bagian vital dari ketahanan pangan.
Kolaborasi Pusat dan Daerah
Dalam rapat koordinasi yang digelar hadir sejumlah pejabat tinggi negara: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, serta Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud.
Kolaborasi ini dianggap krusial. Pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat, melainkan perlu dukungan daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat.







