, ,

Polda Papua Gelar Apel Gabungan, Siapkan Pengamanan Ketat untuk PSU

by -1047 Views

Menjaga Netralitas ASN dan Stabilitas Papua: Langkah Kunci Suksesnya PSU 2025

BERITA Burmeso – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2025 menjadi momen krusial bagi masyarakat Papua untuk menentukan pemimpin yang akan membawa perubahan positif di Tanah Cenderawasih. Dalam rangka memastikan proses demokrasi berjalan lancar, Pemerintah Provinsi Papua bersama Polda Papua dan TNI menggelar Apel Gabungan dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Gubernur Papua, Jayapura.

Acara ini bukan sekedar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat, adil, dan damai. Dengan melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan keamanan, Papua siap menyambut PSU 2025 tanpa intervensi politik praktis dari ASN.

Netralitas ASN: Pondasi Demokrasi yang Sehat

Penjabat (Pj.) Gubernur Papua, Dr. Agus Fatoni, menegaskan bahwa ASN harus tetap netral dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Meskipun memiliki hak pilih, ASN dilarang terlibat dalam politik praktis atau memihak salah satu kandidat.

 

kabarterkini24 - Komitmen Netralitas ASN di Papua, Polda Papua Siap Jaga Stabilitas Jelang PSU 2025

Baca Juga: Konservasi vs Pembangunan Tolikara Usulkan Perubahan Status Taman Nasional Mamberamo Foja

“ASN tidak boleh berpihak. Tugas kita adalah memastikan pemerintahan berjalan dengan baik. Kita semua mempunyai tanggung jawab moral untuk menciptakan iklim demokrasi yang sejuk, damai, dan kondusif,” tegas Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam etika kerja maupun penggunaan media sosial. Ia mendorong ASN untuk aktif mengedukasi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada tanggal 6 Agustus 2025, yang telah ditetapkan sebagai hari libur daerah guna meningkatkan partisipasi pemilih.

“Mari kita gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang benar dan membangun, bukan hoaks atau provokasi,” pesannya.

Sinergi TNI-Polri: Kunci Keamanan dan Stabilitas

Keberhasilan PSU tidak hanya bergantung pada netralitas ASN, tetapi juga pada peran aktif aparat keamanan. Kabag Binops Biro Ops Polda Papua, AKBP Mughoni, menyatakan kesiapan penuh Polda Papua untuk menjamin seluruh tahapan PSU.

“Kami siap mengawal netralitas ASN dan memastikan masyarakat dapat berpartisipasi dengan aman dan nyaman,” ujar Mughoni.

Dukungan juga datang dari Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu dan Kabinda Papua Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, yang menyatakan bahwa TNI akan bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan.

Pakta Integritas: Ikatan Moral ASN Papua

Acara puncak ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh perwakilan ASN. Pakta ini menjadi bukti komitmen moral seluruh ASN untuk:

  1. Tetap netral dan tidak terlibat kampanye politik.
  2. Mengedepankan profesionalisme dalam pelayanan publik.
  3. Pencegahan penyebaran hoaks dan provokasi di media sosial.
  4. Mendorong partisipasi masyarakat dalam PSU secara damai.

Selain mengedukasi pemilih, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak terprovokasi isu-isu yang memecah belah. Fatoni menekankan bahwa PSU harus menjadi momentum untuk memperkuat demokrasi, bukan konflik.

“Kita semua ingin Papua maju dan damai. Mari sukseskan PSU dengan kepala dingin, hati bersih, dan semangat kebersamaan,” ajaknya.

Dengan komitmen netralitas ASN, sinergi TNI-Polri, dan dukungan masyarakat, PSU Gubernur Papua 2025 diharapkan berjalan jujur, adil, dan damai. Langkah ini bukan hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga membuktikan bahwa Papua mampu menjadi contoh demokrasi yang dapat dipercaya di Indonesia.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.