NEWS Burmeso– Upaya pemulihan keamanan dan kenyamanan warga di Kabupaten Yalimo terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Pada Kamis (18/09), personel gabungan dari Polres Yalimo dan Brimob BKO Papua melaksanakan kegiatan pembukaan palang jalan yang sebelumnya dipasang oleh masyarakat di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo.
Pemalangan jalan tersebut diketahui sebagai buntut dari kerusuhan yang sempat melanda Yalimo beberapa hari terakhir. Jalan yang tertutup material kayu dan pohon itu menjadi penghambat utama aktivitas warga, terutama untuk akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Pendekatan Persuasif dan Dialogis
Berbeda dengan cara-cara represif, aparat kepolisian memilih langkah humanis dalam menyelesaikan situasi ini. Proses pembukaan palang dilakukan melalui pendekatan persuasif serta dialog bersama tokoh masyarakat setempat. Langkah ini terbukti efektif karena kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan dari warga.
“Personel di lapangan menjelaskan bahwa jalan umum adalah fasilitas vital bagi semua masyarakat. Menutup akses justru akan merugikan warga sendiri, sehingga kami mengajak untuk bersama-sama membuka kembali jalur ini,” ujar salah satu perwira pengendali di lokasi.
Gotong Royong Bersihkan Material
Setelah mencapai kesepakatan dengan warga, personel Polres Yalimo dan Brimob BKO Papua langsung melakukan pembersihan. Material berupa batang pohon dan kayu besar yang menutupi badan jalan dipotong dan dipindahkan bersama-sama. Semangat gotong royong terlihat jelas, baik dari aparat maupun warga, demi memastikan jalur transportasi kembali dapat dilalui.

Baca Juga: Jembatan Siriwini Bawah Alami Kerusakan Gempa M 6,6 Guncang Nabire
Kini, arus lalu lintas di Kampung Hobakma sudah kembali normal. Warga bisa kembali beraktivitas, baik untuk berdagang, pergi ke sekolah, maupun melakukan perjalanan ke distrik lain.
Pernyataan Resmi Polda Papua
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata aparat kepolisian dalam mengembalikan stabilitas keamanan di Yalimo.
“Pembukaan palang jalan ini menunjukkan sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap dengan terbukanya akses jalan, aktivitas warga dapat kembali normal dan situasi Yalimo semakin stabil,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, kunci utama dalam menjaga kedamaian Papua adalah dialog, musyawarah, dan menghindari provokasi.







